Saturday, November 19, 2016

TEKNIK PROYEKSI/PERAMALAN BISNIS

A.    Definisi

Menurut pemahaman
Teknik Proyeksi Bisnis merupakan bagian dari perencanaan perusahaan. TPB adalah cara untuk dapat melihat apa yang terjadi di masa yang akan datang baik dari segi pemasaran, produksi, personalia, keuangan dan akuntansi sehingga dapat ditentukan tindakan apa yang perlu diambil sekarang untuk perusahaan. Apabila perusahaan belum menetapkan tujuan perusahaan, maka proyeksi bisnis dapat membantu dalam penentuan tujuan itu sendiri.
(Brigita Lahutung, 07301541, Manajemen Keuangan)
1.      Menurut Lyndak F.Urwick
Teknik Proyeksi Bisnis adalah cara meramalkan atau mengadakan taksiran terhaap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu usaha yang lebih pasti dapat dilakukan.
2.      Menurut Sukanto ReksohadiprodjoTeknik .
Proyeksi Bisnis adalah salah satu cara untuk menerjemahkan segala sesuatu ketidakpastian atau resiko yang terjadi di masa yang akan datang ke dalam hal-hal sekarang, sehingga relative lebih mudah diperkirakan, dikendalikan, dan di cari alternative pemecahan masalahnya.
3.      Menurut J. Stoner
Teknik Proyeksi Bisnis adalah seni atau ilmu untuk memperkirakan bisnis di masa depan.
B.     Fungsi Proyeksi Bisnis

1.      Bagi Manajer Perusahaan
Sebagai dasar untuk menyusun strategi yang diperlukan untuk persaingan atau keluar dari  persaingan.

2.      Bagi Kreditor
Untuk mengetahui apakah kredit yang diberikan akan dapat kembali tepat waktu sesuai dengan tingkat bunga yang disepakati atau tidak. Disini, kreditor dapat mengambil keputusan akan memberikan pinjaman atau tidak.

3.      Bagi Karyawan
Untuk memproyeksikan jenjang karirnya di masa yang akan datang. Disini, seorang karyawan dapat memutuskan apakah akan tetap bekerja di perusahaannya sekarang atau perlu mencari perusahaan lain yan lebih prospektif.

4.      Bagi Pemerintah
Untuk merumuskan kebijakan publik demi kepentingan yang lebih luas. Misalnya, diproyeksikan perusahaan angkutan akan tumbuh rata-rata 5% selama 5 tahun kedepan. Berarti pemerintah harus menyediakan sarana transportasi yang layak, seperti jalan, terminal dan perangkat hukumnya.

C.    Jenis-Jenis Proyeksi bisnis

Berdasarkan Waktunya:
·         Proyeksi Jangka Pendek kurang dari 1 tahun, bersifat teknik operasional
·         Proyeksi Jangka Menengah 1-3 tahun, bersifat administratit
·         Proyeksi Jangka Panjang lebih dari 3 tahun, bersifat strategis

Berdasarkan Pihak yang melakukan:
·         Proyeksi Intern
·         Proyeksi Ekstern

Berdasarkan sifat/ jenis data yang digunakan:
·         Proyeksi Kuantitatif
Didasarkan pada angka, bersifat objektif.
·         Proyeksi Kualitatif
Didasarkan pada Judgement (pendapat), bersifat subjektif.
·         Proyeksi Campuran

Untuk mempertajam proyeksi.


Referensi

No comments:

Post a Comment