PARUNG
FARM
Sejarah
Pada
awalnya Parung Farm adalah brand dari PT. Kebun Sayur Segar, yaitu adalah
produsen sayuran berdaun yang khusus ditanam secara hidroponik (hydroponic) dan aeroponik (aeroponic) di
Indonesia. Walaupun bukan yang pertama, Parung Farm dapat dikatakan sebagai
salah satu yang terbesar pada bidangnya. Sebagai sebuah badan hukum Perseroan
Terbatas (PT), PT. Kebun Sayur Segar resmi didirikan pada bulan Juni 2003,
walaupun sebetulnya sejarah usaha ini sudah dimulai sejak jauh hari sebelumnya.
Pada
akhir 1988 Parung Farm diperkenalkan kepada beberapa orang Sarjana Pertanian
dari BPPT. Mereka dari BPPT inilah, yang relatif masih muda usia, dan
memperkenalkan kepada kami sebuah teknologi pertanian yang dikenal dengan
nama hidroponik (hydroponic), pertumbuhan tanamannya relatip jauh lebih
bagus dibandingkan dengan tanaman yang dibudidayakan secara tradisional ,
mengingat dalam sistem ini, teknologi sangat memegang peran penting. Karena itu
kami pun mulai mempelajari, melakukan korespondensi dengan tenaga ahli
dari luar negeri, serta berdiskusi dengan para tenaga ahli dari beberapa Fakultas
Pertanian, dan juga dengan para praktisi.
Setelah
mengetahui secara basic berbagai teknologi hidroponik ini, kami melihat peluang
untuk melakukan eksperimen dengan tujuan untuk dapat menurunkan biaya investasi
maupun modal kerja. Kami bermaksud untuk menemukan teknologi yang low cost
(baik dilihat dari segi biaya investasinya maupun dari biaya operasionalnya)
namun masih dapat berfungsi dengan baik, karena daya beli di Indonesia yang
relatif masih rendah. Akhirnya bersama para tenaga muda yang profesional
di bidang produksi dan pemasaran , memutuskan untuk mulai melakukan kegiatan
komersiil dengan mendirikan PT. Kebun Sayur Segar.
Dalam
perkembangannya, produk dengan brand Parung Farm, yang bebas petisida, dapat ditemui pada hampir
semua supermarket dan hipermarket di Jabodetabek dan Bandung.
Dalam
perkembangan selanjutnya adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar yang menghendaki
produk sayuran yang dibudidayakan secara organik ( organic ), karena keyakinan masyarakat bahwa
produk organik lebih sehat, karena semuanya bersifat
alami, karena semuanya yang berasal dari alam sekitar dan tanpa
menggunakan pestisida kimiawi, dan akhirnya mulai membudidayakan sayuran secara
organik pada tahun 2006/2007 di daerah Cugenang, Cipanas. Bahkan dalam tahun
2010, telah mendapakan SERTIFIKAT ORGANIK,
dari PT. Mutu Agung Lestari, salah satu Lembaga Akreditasi yang telah diakui
dan disahkan oleh Komite
Akreditasi Nasional (KAN). Perusahaan dengan brand Parung
Farm adalah produsen sayuran berdaun ( leafy vegetables ) di Indonesia
yang pertama memperoleh Sertifikat Organik.
Usaha yang Dilakukan
·
Budidaya
Tanaman Hidroponik
Hidroponik adalah metode menanam sayuran tanpa tanah. Tanaman
akan menerima nutrisi melalui akar, dan dapat tumbuh di air. Selain itu,
tanaman hidroponik juga dapat tumbuh lebih cepat serta memiliki ukuran lebih
besar ketimbang tanaman yang diolah di tanah.
Di kebun-kebun PT. Kebun Sayur Segar menggunakan
beberapa teknologi hidroponik:
1.
Sistim NFT
(Nutrient Film/Flow Technique),
2.
Sistim
aeroponics,
3.
Sistim dynamic
root floating, dan
4.
Irigasi drip
(untuk tomat)
Demikian juga dalam penggunaan pupuk, digunakan
rumusan tersendiri karena komposisi yang cocok untuk negara-negara beriklim
sub-tropis seperti Australia dan Amerika Serikat, tidak 100% sesuai untuk
digunakan di Indonesia. Pupuk/fertilizer untuk sayuran yang ditanam secara
hidroponik/aeroponik adalah berupa air yang dicampur dengan 16 unsur pupuk
(makro dan mikro), dalam proporsi yang optimal sesuai kebutuhan tanaman. Untuk
masing-masing tanaman bisa saja komposisinya berbeda
Kelebihan
Hidroponik:
1.
Kenggunaan lahan
lebih efisien
2.
Produksi tanaman
tanpa media tanah
3.
Tidak ada resiko
untuk penanaman terus menerus sepanjang tahun
4.
Kuantitas dan
kualitas produksi lebih tinggi dan bersih
5.
Penggunaan pupuk
dan air lebih efisien
6.
Periode tanam
lebih pendek
7.
Pengendalian hama
dan penyakit lebih mudah.
8.
Tenga kerja yang
diperlukan lebih sedikit.
Kelemahan Hidroponik :
- Membutuhkan modal yang besar
- Jika ada tanaman yang terserang hama atau penyakit maka dalam waktu yang sangat singkat seluruh tanaman akan terkena serangan tersebut .
- Jumlah asupan nutrisi yang sangat terbatas akan menyebabkan palayuan tanaman yang cepat dan stress yang serius.
- Ketersediaan dan pemeliharaan perangkat hidroponik agak sulit.
- Memerlukan keterampilan khusus
· Budidaya Tanaman Organik
Sayuran
organik adalah sayuran yang dibudidayakan secara alami tanpa ada bantuan bahan
kimia. Karena itu sayuran organik bebas dari berbagai zat kimia
Bebas dari zat kimia berarti
dari dibukanya lahan, pemberian pupuk, pemillihan bibit, proses tanam,
pemeliharaan dan pembasmian hama sampai pengemasan pascapanen tidak menggunakan
zat kimia.
Pupuk yang diberikan untuk
sayuran berasal dari pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, bukan
pupuk kimia. Pembasmian hama juga tidak menggunakan pestisida dari bahan kimia.
Tidak ada suntik hormon agar cepat tumbuh, juga tidak ada pengawet ketika sayur
dikemas untuk dijual. Semuanya alami.
Karena
sayuran organik dibudidayakan secara alami, maka sayuran tersebut mengandung
berbagai keunggulan dibandingkan sayuran non organik. Keunggulan tersebut terutama
adalah aman dari bahan kimia sehingga sangat menunjang kesehatan kita.
Kelebihan
Organik
- Tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah, air maupun udara.
- Tanaman organic mempunyai rasa yang lebih manis dibandingkan tanaman non-organik.
- Produk tanaman organic lebih mahal, sehingga keuntungan petani lebih besar.
- Menghasilkan makanan yang cukup, aman dan bergizi.
- Membuat lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi petani.
- Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani; karena:
- Meningkatkan dan menjaga produktivitas lahan pertanian dalam jangka panjang, serta memelihara kelestarian sumber daya alam dan lingkungan
Kekurangan
Organik
1.
Kebutuhan tenaga
kerja yang lebih banyak, terutama untuk pengendalian hama dan penyakit masih
dilakukan secara manual.
2.
Apabila
menggunakan pestisida alami, pestisida perlu dibuat sendiri karena belum
tersedia dipasaran.
3.
Penampilan fisik
tanaman organic kurang bagus (misalnya berkurang lebih kecil dan daun
berlubang-lubang)
Market
Produk Parung Farm, baik hidroponik maupun organik dapat
ditemukan di semua supermarket dan hipermarket di Jakarta dan daerah
sekitarnya. Produk ini ada yang berlabel Parung Farm, namun di tempat
sebagian besar produk Parung Farm sudah menggunakan brand Private Label
toko-toko mereka.
Referensi
No comments:
Post a Comment